Three days with LIPIA

1
697

l1l2Kemarin, tepatnya tanggal 11 January – 13 January 2015, kami kedatangan tamu istimewa dari LIPIA, Jakarta. Mereka adalah Ka’ Fu’ah, Ka’ fitri dan ka’ dzihni. Maksud kedatangan mereka ke Nurul Huda adalah untuk “Ziaroh Lughowiyah atau Dauroh Bahasa Arab”. Peserta yang mengikuti Dauroh lughowiyah berjumlah ± 82 anak yang terdiri dari kelas 1,2 dan 3 KMA.

3 hari bersama mereka membawa kesan tersendiri untuk kami. Terlebih,kami mendapat berbagai pelajaran berharga dari dauroh ini. Dalam dauroh ini, kami mengkaji lebih dalam tentang bahasa surgawi, yakni bahasa arab.

Pada sesi pertama, agenda kami adalah belajar ilmu nahwu-shorof. Awalnya, begitu membosankan, karena para tutor menyampaikannya full bahasa arab . Namun, semakin lama kami mulai menikmatinya, mendengarkan kata demi kata yang terangkai indah dari bibir para tutor. Acara selanjutnya, kami berbagi pengalaman.

Seperti pengalaman kami berbahasa arab di ma’had. Dan yang lebih menakjubkan lagi, kami harus menyampaikannya dengan bahasa arab. Jujur saja, meski kami tinggal di ma’had dengan peraturan “wajib menggunakan bahasa resmi pondok, yakni arab dan inggris”, percakapan bahasa arab kami terkadang masih terkontaminasi logat bahasa Indonesia. Acara semakin seru ketika para tutor mengajak kami bermain, lagi-lagi game ini pun disampaikan dengan berbahasa arab. Subhanallohh,, Para tutor membuat kami semakin bersemangat mengkaji ilmu bahasa arab.

Dalam sesi selanjutnya, agenda kami adalah “Musyahadah Aflam”. Bagi kami, ini adalah acara yang paling kami tunggu. Musyahadah aflam menjadi hiburan setelah kami begitu lelah berkutat dengan berbagai acara di sesi sebelumnya. Tapi, jangan salah.. kali ini bukan tokoh-tokoh para sahabat nabi yang kami tonton. Tapi Si popeye yang begitu lihai berbahasa arab. Lucu bin aneh, saat kami melihat dora berbahasa arab. Dalam musyahadah aflam, kami tidak hanya dimanjakan oleh alur cerita dalam film, tapi kami juga mendapat lembaran-lembaran soal yang mengetes keseriusan dan pemahaman kami dengan apa yang kami lihat.

Hari demi hari, acara dauroh semakin menarik. Banyak hal-hal baru yang kami dapatkan dari dauroh ini. Awalnya, pelajaran nahwu-shorof yang menjadi momok bagi kami, sekarang menjadi pelajaran yang begitu menggelora untuk kami.

13 January 2015….

Tak terasa, inilah hari terakhir dari serangkaian panjang agenda dauroh bahasa arab. Tepat pukul 07.00-11.00 kami kembali mendapatkan pengetahuan lain tentang bahasa arab, yang membuat kami semakin mantap untuk berbahasa arab.

Pada malam harinya, Para tutor mengadakan acara perpisahan sebagai penutup dari serangkaian acara yang telah berlangsung selama 3 hari ini. Para asatidzah pun diundang untuk semakin memeriahkan acara perpisahan ini. Rintik-rintik hujan seolah menjadi alunan merdu yang mengiringi acara kami malam ini.

Pada sesi ini, para tutor memberikan surprise hadiah kepada anak-anak yang rajin, berprestasi dan juga aktif dalam dauroh bahasa arab yang telah berlangsung selama 3 hari ini. Tak lupa, dari pihak pesantren pun memberikan sedikit kenang-kenangan untuk para tutor. Para peserta pun diberi kesempatan untuk memberikan kesan dan pesan dalam acara dauroh ini. Dan, kesan kami dalam serangkaian panjang agenda dauroh ini adalah “Lelahh, tapi sangat puass..”.

Untuk para tutor,,,
Jazzakumullah, untuk semua ilmu yang telah ditransferkan untuk kami. semoga dengan waktu yang sedikit ini bermanfaat untuk kita semua dan untuk bag.lughoh semoga bisa berjalan lebih baik dari sebelumnya. Aamiin…

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here