Ketika cinta berbuah syurga..

1
620
bunga sakura
Ketika cinta berbuah syurga!
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik buat abgi mu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi mu (QS: Al- Baqarah 216)…
Sungguh, itu yang didamba oleh segenap insan dimuka bumi ini… Ketika cinta yang disemainya berbuah syurga!! Begitu pun june, akhi…
Jatuh cinta adalah hal yang wajar (asal jangan salah sasaran)! Perasaan cinta adalah sesuatu hal yang fitrah. Dan fitrah manusia itu adalah berbuat kebaikan… demikian pun cinta.. sejatinya adalah untuk berbuat kebaikan!!!
“Sesungguhnya (ingatlah juga), tatkala Tuhan mu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada mu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS: Ibrahim:7)
Tau kah engkau seperti apa sikap orang sangat mencintai mu?!
Apakah orang yang memberikan segalanya pada mu (afwan.. hati dan fisiknya?!!)
Atau yang menjaga kehormatan mu…agama mu.. jalan dakwah mu!!?? (tahanlah pandangan, jagalah kemaluan,tutup segala hal yang membuat mata tertawan..biarlah nanti kita becinta di syurga!!! –demikian yang di katakana akhi Fadhlan…)
Banyak orang yang berfikir bahwa untuk mengukur besarnya cinta seseorang kepada orang yang dicintainya adalah dari apa yang diberikan pada orang yang dicintainya itu… misal dengan kedekatan fisik yang tidak ada lagi batasan atau dengan istilah laiz anak sekarang’pacaran’…!!!
Benarkah demikian?!
Cinta adalah sesuatu yang membuat engkau tenang berada disana!! Yang menjadi penyejuk kala gersang mu… yang jadi penghangat kala dingin mu… yang menjadi senyum di tangis mu.. yang menjadi tawa di sedih mu!!!
Bukan yang merusak ketenangan mu.. bukan yang memporakporandakan dakwah mu!! Bukan yang menyeret mu pada kebodohan dengan menjadi orang yang pemarah (karena kecemburuan yang berlebihan…sehingga semakin sedikitlah waktu mu berbuat kebajikan, membaca ilmu.. karena terlalu sibuk mengurusi cemburu mu… uuggghhh.. na’udzubilah)!!
Jikakah ini disebut cinta jika hanya menjerumuskan mu pada lumpur dosa dengan maksiat?!! TIDAK!! Bukan demikian yang di sebut cinta!
Orang yang mencintai orang yang dicintainya adalah BUKAN orang yang diam saat di sentuh tangannya, bukan yang diam saat di sentuh pipinya, wajahnya, bibirnya.. dan yang lain2nya!!!
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan ketakwaan yang sebenar-benarnya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam” (QS: Ali Imran; 102)
Dan engkau akhwat_ku (bisa di ganti dengan Ikhwan..tapi tanapa “ku”), jika kah engkau percaya dari kata2 cinta ikhwan (bisa di banti dengan akhwat) yang mengatakan bahwa” aku mencintai mu karena 4ll..” sementara dia melanggar batasan yang halal dan yang haram?!! Jangan percaya!!!! Engkau telah dibodohi oleh nya!!! Jika dia mencintai mu, maka dia tidak akan rela engkau menjadi penghuni neraka karena bermaksiat dengannya!!!
Justru orang yang mencintai mu dengan benar-benar adalah orang yang marah ketika orang yang dicintainya melakukan kesalahan… dia hanya menginginkan yang terbaik untuk mu!!
“ Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan mu dan mengampuni bagi mu dosa-dosa mu. Dan barang siapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat keberuntungan yang besar” (QS: Al-AHzab: 70-71)
Dengan segenap hati dia akan menjaga syurga untuk mu!! Yang menolong mu dengan nasihat ketika engkau tergelincir dari jalan kebenaran. Yang menyentil mu dengan kritikan yang membangun ketika jalan mu terlalu berlebihan!! Yang menyemangati mu dengan ilmunya ketika engkau tertatih dalam dakwah ini!! Semuanya begitu sederhana!! Semuanya begitu rapih.. tapi dampaknya luar biasa!!
Inilah cinta yang berbuah syurga!! Inlah cinta ku pada mu, cinta yang (insy4ll…)berbuah syurga.. yang menyimpan syurga untuk kita nikmati berdua dengan halal… dengan cara-cara yang baik!! Berdasar pada al_Quran dan As-sunnah!!
Amiin… ya_Allah… (beberapa butir air bening menetes dari sela mata ku…ketika menulis ini… aku mengingat apa2 yang telah ku lakukan pada orang2 yang kucintai… orang2 yang ku sayangi… yang juga telah ku jerumuskan ke neraka dengan bermaksiat dengan ku…maksiat mata, maksiat pendengaran, maksiat sentuhan, maksiat hati, maksiat pikiran!! Ya_Allah.. ampuni aku… maafkan aku… basuh aku dengan maghfirah mu!! Wahai Qais, pengembara_ku.. maafkan untuk cinta yang tak sebenarnya dari ku pada mu.. untuk setiap tipu muslihat yang telah ku lakukan sehingga menjerumuskan mu pada kenistaan…maaf kan june_Qais, pengengembara_ku!!!)
Rasulullah bersabda: “ Barangsiapa yang mencintai karena Allah, memberi karena Allah, menolak karena Allah, maka imannya telah sempurna” (HR Ashabus Sunan)
Inilah sekelumit kecil dari kisah para pecinta yang berharap cintanya berbuah syurga…
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran” (QS: Al-Ashr; 1 – 3)
—mungkin saja apa yang mengretakkan rintisan jalan dakwah kita adalah karena adanya kesalahan yang melekat di niat kita!!atau mungkin ada hal2 di luar itu yang menghalangi jalan kita…seperti masih kotornya diri kita karena perbuatan2 yang menjauhkan kebenaran dari kita!! contohnya adalah maksiat.. ayooo kita perbaiaki diri.. belum terlambat!! kuatkan kembali niat kita.. luruskan!!! dan bulatkan ‘azzam kita untuk jalan ini!! totalitas, fokus untuk dakwah!! cinta sejati mu akan setia menunggu mu!! kepercayaan dan cinta yang engkau tanam,,, dia masih terawat dengan lembut.. menantikan mu di teras hatinya untuk kemudian menyilahkan mu masuk saat pertemuan itu tiba!! bercengkrama dengan khusyuk tentang Dzikir pada Allah.. menikmati buah kepercayaan dan cinta yang aku semai dulu!!.. percayalah dia setia pada mu!!!—-
Sumber pustaka:
Prof. Dr. Wahbah Juhaili.Al-Quran (seven in one).Almahira. Jakarta. 2008
Riaydh Abdurrahman bin al-Huqail. Istiqamah Menuju Surga”Tasnim.Jakarta.2008
Syekh Khalid Abrurrahman al-Akka. Merenda CInta, Menjaga Kesucian. Al-manar. Yogyakarta.2003
Fadlan Al-Ikhwani. Don’t Cry;ketika mencintai,tak bisa memiliki. Pro-U media.Yogyakarta.2006
Isham Muhammad Syarif. Selamat Datang Istri Impian. Mirqat Publishing. Jakarta Timur. 2008

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here